EDUKASI

Ternyata Beda! Ini Cara Pijat Bayi untuk Kembung, Masuk Angin & Napas Grok-Grok

Admin Certive
1 Oktober 2026 1 Menit Membaca
Ternyata Beda! Ini Cara Pijat Bayi untuk Kembung, Masuk Angin & Napas Grok-Grok

Bayi tiba-tiba rewel, menggeliat, perut terasa penuh, atau terdengar suara napas yang berbeda dari biasanya?

Sebagai orang tua, pasti ingin segera membantu si kecil merasa lebih nyaman. Salah satu cara yang bisa dilakukan di rumah adalah pijat bayi dengan gerakan lembut.

Pijat bayi bukan hanya menjadi momen bonding antara orang tua dan si kecil. Sentuhan lembut juga dapat membantu bayi merasa lebih rileks dan nyaman. Pada beberapa penelitian, pijat perut juga menunjukkan potensi membantu mengurangi gejala kolik pada bayi, walaupun bukti ilmiahnya masih terus berkembang.

Nah, gerakannya juga tidak harus rumit. Untuk situasi yang berbeda, area pijatnya pun bisa berbeda.

1. Bayi Kembung: Fokus pada Area Perut

Saat bayi terlihat menggeliat, sering kentut, atau perut terasa penuh, tummy massage dapat menjadi salah satu cara untuk memberikan kenyamanan.

Pastikan bayi dalam keadaan tenang dan tidak baru selesai menyusu. Baringkan bayi dalam posisi telentang di permukaan yang aman.

Gerakan 1 — Sun Moon

Letakkan tangan di atas perut bayi.

Dengan tangan kanan, buat gerakan lingkaran searah jarum jam mengelilingi perut. Sementara tangan kiri mengikuti sebagian gerakan tersebut.

Lakukan secara perlahan sebanyak 6–8 kali.

Gerakan 2 — Paddling

Gunakan kedua telapak tangan secara bergantian.

Usap dari area bawah tulang rusuk ke arah bawah perut, bergantian antara tangan kanan dan kiri.

Ulangi sekitar 6–8 kali dengan tekanan yang sangat lembut.

Gerakan 3 — I Love U

Gunakan ujung jari untuk membuat gerakan membentuk huruf I, L, dan U di area perut.

Gerakan dilakukan secara perlahan dan mengikuti arah searah jarum jam.

Ulangi sekitar 5–10 kali.

Gerakan 4 — Tekuk Lutut

Pegang kedua kaki bayi dengan lembut, kemudian tekuk lutut perlahan ke arah perut.

Tahan sekitar 30 detik, kemudian lepaskan.

Ulangi 3–5 kali jika bayi tetap nyaman.

Gerakan tummy massage seperti ini dapat menjadi comfort care ketika bayi mengalami ketidaknyamanan ringan. Namun, jangan memijat jika perut bayi terlihat sangat membesar atau keras, atau bayi tampak kesakitan.


2. “Masuk Angin”: Pijat Lembut Area Punggung

Istilah “masuk angin” sangat umum digunakan sehari-hari, tetapi sebenarnya bukan diagnosis medis yang spesifik. Pada bayi, rewel atau terlihat tidak nyaman bisa disebabkan oleh banyak hal.

Jika bayi dalam kondisi sehat dan hanya membutuhkan sentuhan yang menenangkan, pijat punggung dapat menjadi bagian dari rutinitas bonding dan relaksasi.

Posisikan bayi tengkurap di atas paha atau permukaan yang aman, dengan kepala dan leher tetap mendapat dukungan yang baik.

Gerakan 1 — Usapan Panjang

Gunakan telapak tangan untuk mengusap punggung dari bagian bawah ke arah atas.

Lakukan dengan gerakan panjang, perlahan, dan lembut.

Ulangi sekitar 6–8 kali.

Gerakan 2 — Gerakan Menyilang

Letakkan kedua telapak tangan di bagian tengah punggung.

Gerakkan kedua tangan secara bergantian menuju sisi kiri dan kanan punggung.

Ulangi sekitar 6–8 kali.

Gerakan 3 — Tepukan Lembut

Bentuk telapak tangan seperti mangkuk kecil, lalu lakukan tepukan sangat ringan pada area punggung.

Tidak perlu menggunakan tenaga atau membuat suara tepukan keras.

Lakukan selama sekitar 2–3 menit, sambil terus memperhatikan respons bayi.

Gerakan 4 — Skin Rolling

Dengan sangat lembut, ambil sedikit lipatan kulit pada punggung dan lakukan gerakan rolling perlahan.

Gerakan ini tidak wajib. Jika orang tua belum pernah diajarkan teknik skin rolling oleh tenaga profesional, cukup lakukan usapan panjang dan gerakan menyilang yang lebih sederhana.


3. Bayi Napas Berbunyi atau “Grok-Grok”: Pijat Area Dada dengan Lembut

Suara napas bayi yang terdengar “grok-grok” bisa membuat orang tua khawatir.

Namun, penting untuk diketahui bahwa pijat dada tidak dapat membersihkan saluran napas atau mengobati penyebab napas berbunyi.

Jika bayi tetap bernapas normal, aktif, dan nyaman, sentuhan lembut pada dada dapat dilakukan sebagai bagian dari comfort massage.

Bayi dapat diposisikan telentang, atau digendong tegak apabila itu membuatnya lebih nyaman.

Gerakan 1 — Usapan Dada Menyilang

Letakkan kedua telapak tangan di tengah dada.

Usap perlahan ke arah kiri dan kanan secara bergantian.

Ulangi sekitar 6–8 kali.

Gerakan 2 — Usapan Turun

Gunakan satu telapak tangan untuk mengusap perlahan dari area dada bagian atas ke arah bawah.

Lakukan bergantian menggunakan tangan kanan dan kiri.

Ulangi sekitar 6–8 kali.

Gerakan 3 — Tapping

Untuk pijat bayi di rumah, tidak perlu melakukan tepukan keras pada dada.

Jika ingin memberikan sentuhan tambahan, cukup lakukan sentuhan atau usapan yang sangat ringan dan hentikan jika bayi tampak tidak nyaman.

Setelah itu, bayi dapat digendong tegak sambil diberikan sentuhan lembut pada punggung.

Yang perlu diingat: jika bayi benar-benar mengalami kesulitan bernapas, pijat bukan penanganannya.

Segera cari pertolongan medis jika bayi bernapas cepat atau tampak kesulitan bernapas, dada tertarik ke dalam saat bernapas, bibir/kulit tampak kebiruan, bayi sulit menyusu karena kehabisan napas, sangat lemas, atau kondisi memburuk.


Bolehkah Menggunakan Cream Saat Memijat?

Boleh menggunakan produk yang memang diformulasikan untuk pijat bayi dan sesuai dengan usia bayi.

Certive Calming Baby Cream dapat digunakan sebagai pendamping pijat dengan sensasi “Hangatnya Pas.”

Formulanya mengandung Aloe Vera, Portulaca Extract, Ginger Oil, Eucalyptus Oil, dan Peppermint Oil, yang memberikan karakter sensasi hangat pada kulit.

Gunakan tipis dan secukupnya pada area yang ingin dipijat. Hindari wajah, area sekitar hidung dan mata, kulit yang terluka, serta area sensitif lainnya.

Yang paling penting, cream berfungsi sebagai pendamping pijat dan comfort care, bukan sebagai obat untuk kembung atau gangguan pernapasan.


Pijat Bayi yang Penting Bukan Sekadar Gerakannya

Tidak perlu memijat dengan tekanan kuat agar memberikan manfaat.

Pada bayi, sentuhan yang lembut, perlahan, dan mengikuti respons si kecil jauh lebih penting.

Kalau bayi terlihat senang dan rileks, Moms bisa melanjutkan. Tetapi kalau bayi menangis, menegang, memalingkan wajah, atau terlihat tidak nyaman, stop dan coba lagi di lain waktu.

Dan satu hal yang paling penting: pijat bayi adalah comfort care, bukan pengganti pemeriksaan dokter.

Terutama untuk bayi dengan perut yang sangat kembung/keras, muntah berulang, demam, tidak mau menyusu, sangat lemas, atau mengalami kesulitan bernapas, jangan mengandalkan pijat di rumah—segera konsultasikan dengan dokter.

Ditulis oleh Admin Certive

Lihat Semua Artikel
+